Menekan bel kamar Libby akan tetapi pintu belum juga terbuka. Kemana sih ni anak lama sekali membuka pintunya, pikir Evelyn sambil memberengut kesal. Dan ketika pintu terbuka ia langsung menghujani Libby dengan kata-kata sarkastik. “Kemana saja sih lama sekali buka pintunya,” “Hhuuuhh dasar keras kepala tak sabaran,” Geram Libby yang masih bisa didengar oleh Evelyn lalu menatap Libby tajam. “Apa yang kau bilang, katakan sekali lagi,” “Tidak ada siaran ulang,” Ketus Libby setelah itu berlalu ke kamarnya untuk berkemas. Dasar menyebalkan, marahnya dengan siapa dilampiaskannya ke siapa, batin Libby sambil memajukan bibirnya beberapa senti. Menyadari perubahan pada raut wajah sahabatnya, Evelyn segera menghampiri dan membantu Libby memasukkan baju-bajunya ke dalam koper se

