Rasa gelisah terus bergelayut mengusik jiwa ketika hingga larut malam Ethan belum juga kembali ke kamar. Merasa akhir-akhir ini sering sekali bertengkar membuatnya sedih mengingat hubungannya terus saja diwarnai dengan perselisihan. Tak ingin semakin diliputi rasa gelisah Evelyn melangkahkan kaki menuju lantai bawah meskipun dengan langkah tertatih. Mendudukkan bokongnya disofa kursi ruang tamu setelah mencari Ethan ke setiap sudut ruangan akan tetapi sosok yang dicari tak juga ditemukan batang hidungnya. Menyenderkan kepalanya pada sandaran sofa dengan mata terpejam. Tak berselang lama Evelyn benar-benar tertidur diruang tamu dengan tangan mendekap ke depan d**a. “Evelyn..” Ethan mengikuti arah pandang Alex dan sangat dikejutkan dengan pemandangan didepannya. “Segera bawa kekasi

