"Falcon?" Nathan terkekeh saat mendengar nama kelompok tertua yang dulunya mengabdi pada keluarga Gold tersebut. Lelaki itu mengangguk-anggukkan kepalanya. Tidak heran jika ada sesuatu yang tidak beres di kediaman Min, maka Falcon yang selalu mengambil andil. Ketika Jeon mengucapkan nama itu, reaksi Nathan tidak jauh berbeda dengan pria muda yang duduk di hadapannya tersebut. "Bagaimana sekarang? Apa August sudah mengetahui hal ini?" Lelaki dengan tinggi badan seratus delapan puluh tiga centimeter itu menggeleng. "Untuk sementara, keep dulu, Jordan." Dia melipat koran pagi yang sudah terlalu basi untuk dibaca di sore hari, lalu menatap Jeon dengan senyum khasnya. "Setidaknya hingga acara resepsinya di Kanada selesai." Jeon menatap Nathan dengan raut wajah yang sang

