Bab 136. Peradaban Peri

1267 Kata

Sha Arden merasakan bahwa dirinya bangun dari tdiur malam yang amat sangat panjang. Ia melihat bagaimana ibunya kini tengah mengandung dirinya yang telihat membesar. Tunggu dulu, bukankah pemotongan waktu yang sangat cepat? Bukankah semalam ia melihat orang tuanya tengah mengobrol tentang nama yang cocok untuk dirinya dan akan bertemu dengan Lim keesokan harinya? Mengapa berubah begitu cepat? Arden pun mengusap rambutnya yang sedikit berantakan. ia melihat ayahnya sedang mengasah pedangnya. Ini merupakan pedang andalan Marcus yang masih bertahan samapi akhir hayatnya. Arden pun berpikir bahwa ia akan mewarisi pedang tersebut, ternyata malah ia mendapat pedang baru yang lebih kuat dan ternyata juga merupakan sebuah jelmaan dari naga sekaligus manusia. “Kau sudah akan berangkat kerja?” Shi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN