Bab 126. Kisah Ibu

1251 Kata

Suasana hutan masih sunyi seperti sebelumnya. salju terus beterbangan tipios-tipis yang tiap waktu kian lebat. Arden menatap Lim tajam penuh intimidasi dan Lim pun hanya menatap dengan pandangan meremehkan. Lim sendiri tidak ingin membuang-buang waktu utuk bertarung dengan Arden karena sebenanrnnya ia hanya melakukan barter antara benda-benda yang dimiliki Arden atau wanita yang dicintainya. “Mengapa kau tidak menyerahkan saja kedua benda itu dan kau bisa hidup bahagia bersama wanita yang kau cintai? Bukankah itu impianmu Arden? Kau selalu mengatakan hal tersebut saat kau kecil.” Sha Arden menaikan sebelah alisnya. Bagaimana Lim tahu tentang masa kecilnya? Apakah Lim ada dalam masa lalunya? Itu berarti Lim kenal dengan ayah dan juga ibunya. Arden mencengkram kedua tangannya. Uacapan Lim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN