Bab 97. Emily dan Samuel Bag. 2

1639 Kata

Mimpi pun berubah ke situasi lain yang tambah membuat Emiy tersenyum lebar. Perepuna tersebut bahkan tidak sadar telah brsandar pada tubuh Arden. Samuel mengamati dompetnya yang tinggal terisi selembar uang berwarna biru, sisa pesangon dari mantan perusahaannya. Kini dia sedang tiduran di atas ranjang apartemen kecil milik Paman. Daripada disebut apartemen, mungkin tempat ini lebih cocok disebut rumah susun dengan visualisasi berada di antara warga berpenghasilan menengah ke bawah, tali jemuran tersampir pada balkon saling tersambung tiap kamar dan suara riuh tetangga bisa terdengar dari kanan-kiri. Laki-laki itu memiringkan tubuhnya menatap kosong dinding yang kusam. Tadi siang dia bertemu Martin di perusahaan orang tua Emily. Sepupunya sekarang tinggal di ibu kota, berarti dia akan be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN