Rowan menghentikan langkah ketika dia mendapati sosok Cliff tengah duduk sendirian di sofa ruang keluarga. Dia pun berjalan mendekatinya. “Kenapa duduk sendirian di sini? Mana kakakmu?” Cliff mendongak menatap wajah Rowan, bekas air mata masih terlihat di wajahnya yang tampan membuat Rowan mengernyit heran. “Kau menangis?” tanyanya tapi hanya ditanggapi Cliff dengan gelengan kepala. “Apa yang terjadi? Katakan padaku,” titahnya mulai kesal dengan kediaman Cliff. “Tidak ada yang terjadi dan kakak ... d-dia pergi. Aku tidak tahu ke mana dia pergi,” jawab Cliff terbata-bata. Sebenarnya Rowan sangat kesal pada putra sulungnya yaitu Nick yang tadi dia suruh untuk menemani Cliff tapi malah pergi entah ke mana meninggalkan Cliff sendirian. Namun, akhirnya dia memutuskan untuk tidak mempermas

