“S-Suara teriakan siapa itu?” Pertanyaan yang terlontar dari satu-satunya vampire hunter yang masih tersisa di depan posko jaga. Pikirannya sedang bercabang saat ini antara memeriksa asal suara teriakan atau tetap berdiri manis di depan posko jaga. Jika boleh jujur vampire hunter itu mulai ketakutan karena keempat rekannya belum juga kembali ke posko jaga. Dia tidaklah bodoh, dia cukup menyadari bahwa teriakan-teriakan tadi pastinya berasal dari rekan-rekannya. Tapi keraguan di dalam diri membuatnya hingga detik ini masih berdiri di depan posko jaga sambil kakinya yang mondar-mandir tanpa tujuan. “Kurasa, aku harus memeriksanya.” Keputusan terakhir setelah sejak tadi berperang dengan pikirannya sendiri. “Tidak perlu memeriksanya, biar aku memberitahumu apa yang terjadi pada rekan-rekanm

