CHAPTER 40

2345 Kata

Nick mengerjapkan mata ketika cahaya matahari masuk ke dalam kamar melalui celah jendela. Sinar matahari itu sangat menyilaukan mata, membuat dia terpaksa membuka kedua mata padahal dia baru tertidur satu jam yang lalu. Gara-gara pembicaraannya dengan Alvaro dan Ardo kemarin siang, dia tak bisa memejamkan kedua mata. Meski di hadapan kedua sahabatnya, dia seolah tak peduli. Namun, ketika dia sedang seorang diri hal yang ditakutkan Ardo memenuhi kepalanya. Bukan dirinya yang dia khawatirkan, melainkan sosok sang ibu-lah yang mengganggu pikirannya. Ibu yang begitu berarti baginya itu sedang berada dalam kondisi terburuk. Seandainya Black Shadow benar-benar datang untuk memburu mereka di Kastil, Nick yakin ibunya tak akan melakukan perlawanan apa pun.  Nick segera bangkit dari berbaring. Dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN