“Kamu harus sering pergi keluar sendiri.” Kara Gerald pada Karin yang duduk di depannya. Keduanya mengunjungi restoran tak jauh dari gerbang komplek perumahan Kara dan baru saja menghabiskan isi piring mereka. “Kenapa?” tanya Karin sambil mengambil es krim dalam gelas dengan sendok kecilnya. “Kamu tidak tahu kenapa Kara tadi bersikeras menyuruhmu pergi keluar?” tanya Gerald, Karin menggeleng. Karin berpikir bahwa Kara hanya ingin mendekatkan Karin dengan Gerald. Selama bertemu Kara dan sibuk menjadi menager gadis itu, Karin memang tak pernah telibat hubungan serius dengan pria manapun. Alasannya hanya satu, ia tak punya waktu. Jadwal Kara selalu padat dan hanya dia yang bisa diandalkan gadis itu. Karin hanya meninggalkan gadis itu untuk hal- hal yang

