CHAPTER EMPAT PULUH SEMBILAN

1855 Kata

            Hari itu, mereka melakukan promo ke tiga tempat sekaligus dan kini dalam perjalanan menuju kota selanjutnya. Bus mulai sepi karena semua sudah mulai tertidur, begitu juga Kara yang sudah terlelap di sebelahnya. Gadis itu beberapa kali mengerakan tubuhnya karena merasa tak nyaman tidur dengan posisi duduk.             Perlahan, Petra menahan tubuh Kara dengan tangannya lalu menidurkannya di bangkunya, sementara ia berdiri pelan- pelan. Ia menaruh bantal kecil di bawah kepala gadis itu dan membiarkan punggungnya mengisi dua buah bangku itu.             Perta menatap sekeliling, lampu bus sudah dimatikan dan semua orang sepertinya sudah tertidur. Ia tersenyum melihat Kara yang secara refleks mengangkat kakinya, menekuknya sedikit dan menumpunya di atas kursi. Ada beberapa kursi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN