“Kara tidur jam berapa semalam?” tanya Karin saat Petra keluar dari kamarnya. Karin melihat pria itu tampak mengingat hingga akhirnya menjawab, “Lewat dari jam dua belas malam.” jawab Petra sambil pergi ke dapur untuk membuat kopi. Petra menatap jendela yang ada di dapur dan menatap ke taman yang ada di luar. Ia membuka dua daun jendela itu hingga udara pagi itu masuk dan menerpa wajahnya. Sebelah tangannya mengaduk- aduk gelas yang sudah berisi air, bubuk kopi dan sedikit gula. Setelah mengaduk dengan rata, ia menyesapnya pelan. Matanya masi tertuju pada hamparan rumput taman di rumah itu. Karin melepas pandangannya dari ponsel dan mengarahkannya ke televisi yang sedang menyala untuk memerhatikan berita yang tersiar. Maria, asisten sel

