CHAPTER TIGA PULUH EMPAT

1867 Kata

            Sandra menatap Samuel yang tertidur pulas di sebelahnya. Ia mengelus wajah pria itu. Setelah begitu banyak malam yang mereka habiskan bersama- sama, pada akhirnya ia harus melepaskan pria itu. Ia tahu bahwa itu adalah keputusan yang terbaik untuk mereka berdua.             Ia mendekat dan menyerukkan wajahnya ke dadaa telanjang itu. Ia menghirup aroma tubuh pria itu dalam- dalam, lalu melingkarkan sebalah tangannya ke pinggang pria itu. Sandra tahu bahwa ia tidak akan bisa hidup tanpa pria itu, tapi ia tak punya pilihan lain. Ia tidak tahu apakah keputusannya tepat, ia hanya berpikir untuk menyelamatkan pria itu. Hidup pria itu akan baik- baik saja tanpanya. Hidup pria itu akan kembali membaik sepeninggal dirinya, ia yakin. Ia tak mau semakin membebani pria itu.             T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN