CHAPTER 54

2088 Kata

Jam istirahat sudah hampir selesai, namun di kelas yang di tempati Qila dan Gladis tak kunjung ramai juga. Bahkan satu pun penghuninya belum ada yang kembali ke sana. Hanya ada Qila dan Gladis saja. Setelah perkataan Qila tadi serta setelah mengetahui bahwa Qila sedang dalam suasana hati yang cukup buruk, Gladis memutuskan untuk tidak menggangu Qila lebih lanjut terlebih dahulu. Gladis memutuskan untuk diam saja bermain ponsel di tempatnya, membiarkan Qila larut dalam pikirannya sendiri. Sementara Qila, sedari tadi gadis itu memang nampak hanya diam saja melamun. Tidak bermain ponsel dan juga tidak sedang mengerjakan sesuatu. Benar-benar hanya duduk diam saja di tempatnya dengan mata yang menatap ke satu arah. Cukup lama mereka melakukan itu. Sampai pada akhirnya tiba-tiba dari pintu ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN