CHAPTER 52

4645 Kata

Meski cuaca saat ini sudah cukup mendung, namun semua itu sama sekali tak mempengaruhi atmosfer panas yang mengelilingi Arvin, Qila, Gladis, Putra, Doni, Fikri serta Leta. Setelah ejekan yang dilontarkan dari mulut julid Gladis dan dibantu dengan Putra dan Doni tadi, rasa marah serta emosi yang ada pada diri Fikri tiba-tiba semakin naik ke permukaan. Gara-gara ejekan dari Gladis, Putra dan Doni itulah Fikri menjadi semakin yakin bahwa apa yang dilaporkan Leta dan Ghea kepada dirinya tadi adalah sebuah kebenaran. Fikri menyimpulkan itu dengan sendirinya. Padahal, disini Qila hanya diam daja sedari tadi. Gadis itu sama sekali tak mengatakan sepatah katapun kepada Fikri. Namun tetap saja, namanya Fikri yang sudah terpengaruh oleh Leta, mau bagaimanapun juga cowok itu akan lebih dan terus m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN