Tak ada yang menyangka bahwa ternyata pembicaraan mereka yang hanya sesimpel membahas pertunangan Fikri dan Leta ternyata dapat memicu sebuah perdebatan pendapat di antara Qila dan Gladis seperti tadi. Dan untungnya, perdebatan pendapat itu dapat di selesaikan di saat itu juga. Tentunya berkat bantuan Arvin yang turut ikut serta mendamaikan. Sebenarnya, kalau sudah membahas perihal Fikri dan Leta, rasanya tak heran jika saja pembicaraan mereka itu bisa menimbulkan sebuah konflik ringan seperti apa yang terjadi dengan Qila dan Gladis tadi, mengingat hubungan Qila dan Gladis yang sama-sama tak cukup baik dengan Fikri dan Leta. Apalagi, di tambah dengan pemikiran Qila dan Gladis yang sangat jauh bertolakbelakang di saat membahas perihal Fikri, Leta dan Ghea juga. Namun, terlepas dari itu s

