Satu hari menjelang hari malam keakraban. Gue dan pengurus OSIS lainnya kembali berkumpul untuk mematangkan konsep acara kita. Tapi, jam rapat berubah derastis. Gue benci ini. Tidak sesuai rencana. "Wei, Gam, mana si Radja? Kok tumben malah dia yang ngaret?" "Lah iya anjir, mana nih bocah? Gak biasa-biasanya." "Kita gak akan bisa mulai rapat kalau gak ada Radja." Elvina menambahi "Jangan selalu bergantung dan berharap pada orang lain," jawab Sheila cuek. "Kita mulai sekarang! Gue bisa kalau cuman gantiin Radja buat mimpin rapat. Mau sampai jam berapa kita nungguin Radja terus-terusan? Gak bakal jalan nih acara!" lanjut Sheila dengan nada sedikit memperingati. "Oke, kita langsung mulai!" Agam meyakinkan yang lain Beberapa menit setelah mereka mulai rapatnya, sekitar sudah 30 menit

