"Hai, Arkan. Lama tak bertemu." Aruna mengerutkan kening saat melihat wanita hamil tersebut berdiri di hadapan Arkan dan menyapa Arkan dengan ramah. Siapa lagi wanita itu? Apakah mantan tunangan Arkan? Atau sahabat mantan tunangan Arkan yang lain? "Hai, Vani." Arkan balas menyapa. Tatapannya terlihat biasa saja sekarang. Tak seperti saat bertemu dengan Rissa. "Istri kamu?" Wanita hamil bernama Vani tersebut bertanya seraya duduk di samping Arkan. Aruna masih bingung dan penasaran, namun tak mau bersuara karena perutnya sedang tidak enak sekarang. "Iya. Kamu sedang hamil juga?" Arkan balik bertanya seraya melihat ke arah perut wanita bernama Vani tersebut. "Iya. Semoga nanti jenis kelaminnya bisa terlihat. Istri kamu sudah berapa bulan?" "Belum tahu. Baru periksa sekarang." "Wah, se

