Cinta memang mengerikan. Selepas kepergiannya, ada kekosongan yang tak ‘kan bisa kau penuhi dengan apa pun. Rasa kehilangan itu membuat hatimu perih bukan main. Semua yang kau lakukan tak lagi terasa bermakna. Bagaimana bisa seseorang begitu berarti, hingga merampas semua arti dalam hidup? Cinta tak seharusnya semengerikan ini. Waktu berjalan dengan cepat. Beberapa minggu berada di kantor tak lagi terasa mengerikan seperti yang Tara pikirkan. Orang-orang mulai tak memandangnya penuh iba, melainkan kagum karena sikap tenang Tara. Tara sudah bisa kembali tersenyum dalam hati saat berkumpul dengan rekan kerjanya, ia tak lagi harus menahan perih yang mendera hati. Semua yang terjadi membuat Tara yakin, jika hidupnya akan membaik walau luka masih ada. Surat perceraian sudah diterima Tara. Tak

