Racun itu telah menggerogoti Putri Agie. Semakin menyerang bagian-bagian vitalnya saat ia mendapat hukuman cambuk dari Alastair. Dari yang bisa Jazlyn dengar dari tabib, cambukan Alastair memiliki kekuatan untuk merangsang racun bekerja, sehingga kini kondisi Putri Agie lebih buruk dari sebelumnya. Secara fisik, Putri Agie hanya tampak lemas dan letih. Namun, jika diselidiki lebih jauh lagi, Aliran darah Putri Agie melambat, detak jantung Putri Agie semakin tak teratur, dan paru-parunya sangat sakit seolah-olah diserang benda tajam tak berkesudahan. Jazlyn menunggu di sisi Putri Agie dan terkejut. Racun itu pastilah sangat kuat. Bahkan tabib saja menyerah dan angkat tangan. Tabib hanya bisa melakukan penundaan, tetapi pada akhirnya sutuasi Putri Hazlyn tetap bermuara pada satu hal. Kem

