121 | Penuh Arti

2108 Kata

Deru napas berembus dengan sama keras dan dalam, kala pagutan antar bibir kini telah dilepaskan. Menyisa sentuh kening dan kening, saling bertempelan. Merasakan rambatan hangat dan nyaman timbul perlahan, lalu kembang-kempisnya dadaa menjadi bukti bahwa emosi yang diluapkan bukan perkara sederhana. Ini tentang cinta dan benci yang menjadi satu, cinta dan sesal yang menyatu. Dari Seruni dan Jagat. Salah satu menjadi dominan, cinta. Empat tahun ini Seruni sudah melalui banyak hal soal perasaannya yang kontras itu. Bukannya dia kalah, bukannya dia menginjak-injak rasa sakit di masa lampau, hanya sedang mencoba jujur dengan yang dirasakan. Sisi wajah Seruni ditangkup Jagat, yang lalu sesekali dia kecup-kecup lagi bibir putri Galaksi. Seruni menarik lepas tangannya dari kalungan di lehe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN