153 | Seperti Mau Meninggal

2114 Kata

Jagat tidak pingsan, semuanya tidak menggelap, tetapi pendengaran agak kabur sebab serasa dihinggapi denging. "Mas?" Oke, Jagat mengerjap. "Hm?" Lengan Jagat dipegangi Seruni. Apa tadi Jagat hampir oleng? Sekarang Jagat dituntun duduk di tepi ranjang kamar Zein. Memang sedang melihat kamar si kecil. Zein dan Zero yang ada di situ pun auto diam dari yang tadinya asyik seliweran ke tiap sudut, atau paling tidak mereka lompat-lompat sudah seperti jagung yang berubah jadi popcorn. "Are you okay?" tanya Seruni pelan. Tatapannya lekat di Jagat. "Oke." Dan Jagat senyum. "Mas bikin kamu khawatirkah?" "Serius?" "Hm. Tadi cuma limbung dikit." Tahu limbung, kan? Seperti oleng gitu, lho. Macam bumi ada yang nyenggol, terus Jagat ikutan goyang. Tapi Seruni justru makin tak percaya dengan kata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN