144 | Tukar Pikiran

1320 Kata

“Capek?” tanya Jagat, menatap Seruni. Wanita berpiama navy itu mengulum bibir. “Bukan capek fisik, sih.” Jagat paham. Saat itu sudah malam. Anak-anak terlelap di ranjang, masih gabung dengan orang tua tidurnya, mereka belum mau balik ke kamar sendiri. "Mas bikinkan sesuatu, mau?" tawar Jagat tiba-tiba. "Apa?" "Mau minuman atau makanan?" "Memang Mas bisa?" Setahu Seruni, Jagat kurang pandai soal itu. "Lho, jangan diremehkan. Kalau mau, yuk, ke dapur. Atau kamu tunggu di ruang tengah. Mas bikinin sesuatu." Sambil berdiri. Jagat juga sama-sama berpiama navy. Couple. Si kembar sama juga. Satu set memang. Itu pakaian dari seserahan. "Ya udah, ayo." Karena Seruni penasaran. Pertama-tama ranjang dipagar keliling dulu seperti biasa agar si kembar tetap aman. Zein tidurnya suka meranjah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN