Nando tengah berkutat dengan bahan-bahan kerjaannya yang tadi ia dapatkan dari Erik. Namun konsentrasinya selalu lenyap karena ulah seorang Ronald yang sedari tadi mencak-mencak tanpa sebab. Mondar-mandir seperti setrikaan dingin yang membuat kusut pakaian. Merasa terganggu, Nando pun menyuarakan kejengkelannya. "Ngapain sih Lo? Udah kayak orang gila putus cinta tahu nggak." ucap Nando kesal. Ronald tak mejawab. Ia justru menatap rekan kerjanya itu dalam. "Dih, gitu amat natap gue. Hati-hati lo ntar cinta. Wkwkwk" "Sialan lo." rutuk Ronald membuat Nando tertawa geli. "Lagian kenapa sih lo? Uring-uringan terus akhir-akhir ini.?" Ronald menatap Nando ragu. "Gue mau cerita tapi gue takutnya lo ember bro. Jadi rada-rada rasanya gue kalau cerita sama Lo." ucap Ronald dengan nada sant

