Chapter 18

1609 Kata

Setelah menenangkan Cinta yang tak henti-hentinya menangis, Nando akhirnya memutuskan untuk mengantar Cinta ke sekolah. Namun malam ini ada tantangan yang lebih berat yang harus Nando hadapi, yaitu bertemu sang calon mertua khususnya papi Cinta yang menurut cerita dari Cinta, ini akan menjadi masalah besar. Flashback on "Kamu ngomong apa ke papi kamu Yank?" tanya Nando dengan hati yang tak tahu lagi rasanya seperti apa. Cemasnya bukan main. "Nggak ngomong apa-apa. Mami yang lapor." "Lapor apa?" "Kalau kamu punya calon istri yang ternyata mantan kamu." Nando seketika celos mendengar jawaban dari Cinta. Dia seperti dilempar dari jurang terdalam saat ini. Nando mengacak rambutnya gusar. Bahkan sampai berantakan. Namun dengan cepat Cinta menjulurkan tangannya untuk merapikan kembali. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN