“Kamu belum meminum susumu.” Diana meletakkan secangkir s**u hangat di depan Sheila. Sheila yang sedari tadi diam memandangi televisi tersentak, padahal dia berniat menonton televisi namun Sheila tidak sadar dirinya malah melamun, pikirannya hari ini sedikit kacau hanya karena memimpikan kejadian yang pernah dilaluinya di rumah peristirahatan. “Nenek tidak perlu repot-repot melakukan hal ini.” Sheila menjadi tidak enak pada neneknya dari kemarin neneknya selalu melakukan sesuatu untuknya yang membuat Sheila sedikit tidak nyaman. Bukan tanpa alasan Sheila merasa tidak nyaman, itu semua karena Sheila tidak ingin karena dirinya kesehatan neneknya malah semakin memburuk. “Hanya ini yang bisa kulakukan untuk calon cucuku.” Diana tersenyum dengan lebarnya saat mengatakan ‘calon cucuku’ yang m

