Sheila diam memandangi neneknya itu, dia kembali berujar, “Nenek.” Sheila melangkah pelan, dia memandangi neneknya itu dengan mata yang berkaca-kaca, bahkan beberapa tetes air matanya mulai turun saat itu juga. Terlihat Diana memandangi pelayan di sampingnya dan berucap, “A..apa aku bermimpi?” lirihnya, mata Dianapun tampak berkaca-kaca dengan tangannya yang juga mulai gemetar. Pelayan itu menggeleng dan berucap, “Anda tidak sedang bermimpi.” Mendengar itu Diana berusaha bangkit dari tempatnya, dia berjalan dengan tubuh bergetar ke arah Sheila. Sheila tidak tinggal diam begitu saja, Sheilapun mempercepat langkahnya karena melihat neneknya yang tampak tidak sanggup untuk berjalan. Akhirnya Sheila berhasil memeluk neneknya. Saat itu Sheila tidak bisa membendung lebih lama lagi air mata

