Semenjak kejadian malam itu, Sheila merasa bersyukur karena Henry tidak banyak mengajaknya berbicara lagi. Henry memang sering datang menemuinya itupun hanya sesaat dan tidak banyak interaksi yang terjadi di antara mereka yang membuat Sheila bisa menjalani hari-harinya dengan tenang. Mual dan muntah memang masih Sheila alami, namun hal itu tidak membuat nafsu makannya menurun, bahkan Sheila sudah melihat perubahan yang jelas pada dirinya yang lebih berisi, begitu juga perutnya yang mulai terlihat menonjol yang menandakan bahwa ada kehidupan di sana. “Aku tak menyangka bisa seperti ini.” Sheila memutuskan pandangannya dari cermin yang menampilkan pantulan dirinya yang hanya berbalut pakaian dalam. Sheila menghela napas pelan kemudian dia memutuskan untuk segera mengenakan pakaiannya ya

