Semakin malam maka club akan semakin ramai dan semakin panas. Semua orang yang datang ke club memiliki tujuan yang sama yaitu melepas penat. Gadis-gadis yang datang ke club ini berlomba tampil cantik untuk menarik perhatian laki-laki yang datang ke sini. Salah satu yang mereka incar adalah sosok Henry yang duduk dengan Adam. Beberapa gadis tampak datang menghampiri meja mereka lalu mengerling nakal. Adam jelas menolak kehadiran mereka karena dia tidak tertarik sama sekali dengan gadis-gadis di club malam. “Kau ingin minum?” tanya Henry pada gadis yang sekarang duduk di sampingnya. Gadis itu bergelanyut manja di lengan Henry. “Tentu saja.” Adam yang melihat itu hanya terkekeh. “Tangkapan yang bagus,” ucapnya pada Henry. Henry mengambil minumannya dia kemudian berucap, “Jika kau meras

