Wajah itu terus tersenyum, dari senyum tertahan hingga akhirnya si empu senyum tanpa ragu memamerkan senyum lebarnya. Saat tubuh itu perlahan masuk ke dalam air, Henry menahan napasnya. Dia memandangi dari bawah dan mencoba fokus untuk menjaga Sheila yang akan turun agar tidak terjatuh di tangga kolam. Tangan itu kemudian memegangi tangannya sebelum akhirnya tubuh itu sedikit maju ke depan yang tubuh itu hampir menabrak tubuh Henry. Henry memperhatikan itu bagaimana dia yang terlihat menahan malu sebelum akhirnya mengucapkan. “Terima kasih.” Pegangan tangan itupun terlepas. Henry terpaku pada sosok Sheila yang sekarang mencoba membiasakan tubuhnya di dalam kolam. “Waktu berenang hanya 30 menit, aku akan memperhatikan waktunya.” Kepala Sheila mengangguk dengan semangatnya. Bahkan dia t

