“Takdir Sang Alpha, kami menyebutnya seperti itu.” Mata Sheila sontak terbuka dengan napas yang tersenggal. Suara itu Sheila mendengarnya lagi, suara yang sama seperti di dalam mimpi sebelumnya. Sadar akan tempatnya yang terasa asing, Sheila memandangi sekelilingnya dan mennyadari bahwa dia memang berada di tempat yang tidak pernah dikunjunginya. Rasa sakit yang tiba-tiba datag menghampiri kepalanya membuat Sheila memegangi kepalanya yang terasa berdenyut-denyut. Ingatannya berputar kembali ke kejadian yang terakhir kali dilaluinya itu. Dia diselamatkan oleh Adam, Sheila ingat jelas hal itu, namun sekarang Sheila tidak melihat keberadaan Adam. Apakah hal yang dilaluinya adalah mimpi? Atau sekarang dia tengah berada di dalam mimpi? Tapi rasa sakit kepala yang dirasakannya terasa nyat

