Pukul sembilan malam, Jeka menjemput ke rumah. Langsung bicara pada Mama Aruna, meminta ijin agar membiarkan Una menginap di rumahnya bersama dengan adik perempuan Jeka. Mama mengiyakan. Sampai di rumah, jam menunjukkan pukul sepuluh lewat lima menit. Jeka sempat mengecek ke kamar dan melihat kalau adik perempuannya sudah tidur di ranjang dengan kondisi lampu mati. Jeka kembali menutup pintu, kemudian berjalan ke arah dapur dan melihat Aruna tengah memasukkan kue ulang tahun ke kulkas lagi. "Kalau mau minum atau makan sesuatu, ambil saja di kulkas.” "Gue mau es krim. Bagi satu," ucap gadis berambut merah muda itu yang mengambil satu es krim coklat dari dalam freezer. Jeka membeli banyak camilan setelah Karamel tinggal di sini. Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk duduk di kursi ruan

