"Andai saja aku seekor burung, aku pasti akan terbang melintasi dimensi," ujar He Hua mendongakkan kepala, menatap langit malam. "Sudah cukup lama aku berada di wilayah Kerajaan Yun Zhi." "Aku ingin pulang ke rumah!" He Hua menangis dalam kesedihan. Isak tangisnya membuat siapa pun yang melihatnya pasti akan merasa iba. "Aku sendirian di tempat ini, tidak punya keluarga." "Kenapa dia ada di sini tengah malam?" Li Xinyuan tak sengaja melihat saat berjalan di lorong asrama, punggung He Hua bersandar pada pilar penyangga. "Dia menangis? Apa yang membuat Gadis Manja itu menangis?" batin Li Xinyuan bertanya-tanya ada apa gerangan? Li Xinyuan sendiri tidak mengerti, mengapa akhir-akhir ini dia begitu peduli dengan He Hua. "Tukang Sambung Listrik?" ucap He Hua saat sosok Li Xinyuan berad

