Bab 55

657 Kata

Aku menatap cincin emas putih yang kini melingkar di jari manis tangan kiriku. Aku masih tak percaya jika kini hanya tinggal selangkah lagi bagiku untuk menjadi satu-satunya perempuan dalam hidup Hendra, kekasih yang begitu aku cintai. "Aku mencintaimu," bisiknya di telingaku sambil mengeratkan pelukannya pada tubuhku. Kali ini kami memang sedang menikmati liburan kami selama dua hari di sebuah kota yang terkenal dengan kebun tehnya yang sangat indah, dan tentu saja udara yang masih segar. Setelah berkutat dengan semua aktivitas kami selama ini, akhirnya Hendra mendapatkan cuti dan memilih untuk berlibur bersama. Kusandarkan kepalaku pada dadanya yang bidang dan tegap. Aku ingin merasakan bagaimana hangat dan tenangnya berada dalam pelukan tubuh kekasihku setelah melewati be

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN