Bab 41

1012 Kata

Wilman Pov Aku menatap gadis yang telah aku sia-siakan. Dia terlihat sangat bahagia dengam kehidupannya saat ini. Senyum indahnya selalu mengembang dari bibir merahnya. Sesekali dia bergelayut mesr di lengan kokoh sahabatku. Aku tak pernah menyangka jika mantan tunganku akan bersama dengan sahabatku. Tok tok tok Kaca mobilku diketuk seseorang dari luar hingga membuyarkan semua pemikiranku, semua lamunanku. Aku melihat seorang perempuan bertubuh semampai dengan rambut terurai tengah berdiri di dekat pintu mobilku. Tanpa kata aku langsung membuka pintu mobil dari dalam dan membiarkannya masuk ke dalam mobilku. Wangi lavender dari parfun yang digunakannya menyeruak memenuhi setiap relung mobilku. "Bagaimana?" tanyaku padanya. "Hendra datang sebelum aku bicara dengannya," "Bo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN