Aku mengenal orang yang ada di belakang Ricky. Bagaimana pun penampilannya aku tetap mengenal dia dengan sangat baik. Tapi kenapa aku begitu bodohnya hingga mau bertemu dengan Ricky di luar rumah? Bukankah akan lebih aman jika bertemu di rumah atau kenapa aku gak telpon Hendra sebelum berangkat tadi? Hendra...ya aku harus mengabari Hendra. Aku yakin dia pasti akan dapat menolongku dari situasi yang sangat tak mengenakan ini. Aku pun segera mengambil ponselku dan mengirim pesan kepada Hendra, berharap jika dia akan segera datang ke sini. "Hen, aku di Mayasi sama Ricky. Aku lihat Fauzian di belakang Ricky, kamu cepetan ke sini!" Setelah pesanku terkirim, aku menunggu Hendra membalas pesanku. Semenit dua menit aku menunggu balasannya, tapi dia tak kunjung membalas pesanku. Jantungk

