Diona Pov Kurasakan belati itu terus bergerak semakin ke bawah. Ada sedikit rasa takut di hatiku. Ya, aku takut jika Fauzian melakukan sesuatu padaku. "Takut Di?" tanya Fauzian Aku masih tak bergeming dan tak memberikan respon walau setakut apa pun aku padanya. Aku berusaha untuk tidak meresponnya walau hanya dengan mimik wajahku. "Tenanglah, aku tak akan melukaimu Di," kata Fauzian. Aku sedikit menggeser dudukku agar dapat menjauh daru Fauzian. Aku benar-benar dengan semua yang di lakukan. Tapi sial, dia ikut menggeser duduknya hingga kembali aku dan dia hanya berjarak beberapa senti saja. Kurasakan tangannya mulai mengelus lenganku. Aku mulai memberontak dan kembali mencoba untuk menggeser dudukku. Aku sungguh tak sudi jika sesenti saja tubuhku di pegang oleh tangan kotor

