Bab 5

1015 Kata

Berulang kali aku melihat layar ponselku berharap jika Ferdi akan segera mengabariku. Tapi entah kenapa sudah sejam berlalu dan dia belum juga mengabariku. Aku beberapa kali memijat nomor ponselnya, tapi kemudian aku menghapusnya. Aku berpikir mungkin Ferdi sedang sibuk. Tok tok tok Kudengar pintu kamarku di ketuk oleh seseorang. Aku segera beranjak dan melihat adikku berdiri di depan pintu. "Ada apa, Dik?" tanyaku. "Ada Kak Ricky di depan," Dam Kenapa pula tu makhluk satu tiba-tiba datang ke rumah? Mau dia apa sih dengan tiba-tiba datang ke rumah. Ah s**t, dia pasti sudah tahu bahwa aku berada di tempat yang sama saat Fauzian di tangkap polisi. Apa dia akan bertanya mengenai itu? "Kak...," kata adikku saat aku hanya diam membisu tanpa meresponnya. "Bilang saja aku sedang istir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN