Part 57

1609 Kata

POV Puspita Pelan, kusingkirkan tangan Mas Rasya dari tubuhku saat mendengar kumandang azan. Kamar gelap gulita. Segera aku beranjak bangun lalu menekan saklar, membuatku sedikit mengernyit karena silau. Setelah mengenakan pakaian dan menutup jendela kamar, aku segera keluar. Tampak Ibu di ruang tamu tengah mengajak Qila bercanda. Di lantai, Adnan sedang serius menggambar. Qila mengulurkan tangan saat aku duduk di dekatnya. "Anak bunda sudah mandi?" Aku mencium rambutnya yang harum. "Udah dong, Bunda." Ibu yang menyahut. "Kenapa aku gak dibangunin, Bu?" "Ibu sudah bangunkan kamu berkali-kali, Pus, tapi tak bangun juga. Mana suamimu?" tanyanya sambil mengulurkan biskuit pada Qila. Qila langsung menggigitnya. "Masih tidur, Bu. Sepertinya kelelahan." "Ya dibangunkan. Sudah magrib."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN