Chapt. 21

1265 Kata

Tiga bulan kemudian... Sudah tiga bulan. Hingga saat ini, Azzam masih belum menemuka dimana Zaina. Menghilang layaknya sosok tak kasat mata. Azzam berubah menjadi laki-laki yang workaholic jarang ada dirumah. Berpergian keluar kota bahkan negri untuk memajukan perusahaan. Kini Abrisam dan Ghania merasa menyesal. Lebih baik anak mereka menjadi dosen ketimbang Presdir. Bahkan Amara pun merasa sedih. Laki-laki yang biasanya tampil rapi dan gagah. Kini berubah, rambut-rambbut yang tumbun diwajah, tatapan sendu. Amara merindukan sosok abang nya yang dulu. Mereka bahkan berusaha mebantu Azzam menemukan Zaina, tapi memang mereka sulit ditemukan. Abrisa menatap sendu Azzam yang berdiri di balkon kamarnya. Didalam kamar itu tampak gelap, hanya memanfaatkan pantulan sinar bulan. Abrisam tak b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN