DUA BELAS

1014 Kata

    Mata Mas Om menyala karena marah ketika gue manggil dia Mas Om.Tapiii...bodo amatlah emang gue pikirin! Dia memang sudah om-om kan. Jadi gue enggak salah disini. Hehehe... Gue memgulurkan tangan untuk memperkenalkan diri setelah mendekati wanita itu Plak!! Bukannya jabatan tangan yang gue dapatkan dari cewek tersebut,tapi tuh cewek malah nampar gue dengan sangat keras sampai wajah gue terlempar le samping. "Kalau jadi pembantu hormat sama majikan,janga songong gitu. Dasar cewek kampungan! Tidak tahu sopan santun.Maaas, dapat wanita kaya gini dimana nih! usir saja dia dari sini.Aku enggak suka melihatnya!" Wanita itu mendorong gue sampai terjaduh. Untung saja b****g gue selamat enggak kena ujung lemari yang ada di belakang gue. Mas Zulfan terbelalak karena gue di tampar. Tapi dia ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN