ZULFAN gue marah! Bener-bener marah lihat ayang Lae di peluk sama si curut pengen rasanya gue timbuk tuh bocah.tapi untuk saat ini, gue harus selesaikan masalah Mona dulu. Dengan langkah besar gue masuk R.S ketika telah sampai disana. Gue bengen bener-beber cepat menyelesaikan semua ini. "Malam Tuan..." sapa bawahan gue yang sedang berjaga di depan kamar Mona. "Mmmh...gimana Mona?" Tanya gue sama sopir yang tadi bareng Mona "Dia__" "Zulfan!!!" Mona menghambur ke pelukan gue.dengan kaki yang di seret pincang. "Hiks...hiks...aku...aku takut..." pelukannya makin erat. Jujur ini sangat tidak nyaman, tapi ini demi dia supaya tidak terpuruk lagi. Gue meluk dia.menenangkannya "sudahlah....aku sekarang ada di sini...kamu tenang ya..." gue ngepuk-ngepuk punggungnya memberikan kekuatan "M

