Berpuluh-puluh orang melihat gue dengan tatapan yang tak bisa gue artikan semua.namun sebagian kelihatannya marah.apalagi ni ,Mas Zulfan tak melepaskan gue dari pelukannya.dia terusja meluk pinggang gue dari mulai parkiran tadi samapai saat ini. Membuat bulu kuduk gue berdiri. Takut pada para pemuja Mas Zulfan. "Maaas...bisa ga lepasin ni tangan.ga enak tahu ga!" Kata gue sambil mencubit tangannya. "Sakit sayaaaaang...tega banget sih! Lagian biarin ja.biasanya ,EMANG GUE PIKIRIN!" Gue tertegun dengan perkataan Mas Zulfan.dia tahu atau masih ingat kebiasaan gue "Itu buat yang lain...kalo ini mah.bisa-bisa kena mutilasi dari penggemar Mas.iiih...mit amit dah! Aku masih ingin hidup Maaas..." kata gue ngidik ngeri sambil megang tangan Mas Zulfan supaya mau di lepas. " kalo ada yang beran

