Sesampainya di rumah ayah ,gue cepat turun.Mengambil koper dan barang lainnya. "Assalammualaikuuuummm..." suara gue melengking di depan rumah. "Walikumsalam..." jawab Umi ayah dan abang gue. "Jangan te___" Plak! Plak!! Gue kaget,begitu juga dengan Mas Zulfan.sampai dia mundur beberapa langkah BUG! BUG!! "Abang!! Apa yang abang lakukan!" Gue memegang tangan Abang supa dia tak menyerang lagi "Mau apa lo kemari berengsek!!" Seketika Abang meledak amarahnya. "Baaang...udah dong.Malu sama tetangga! Ayo masuk dulu,silah____" "Diluar saja!! Ayah tak kuat, rumah ayah di injak sama orang yang menyakiti anak ayah satu-satunya." Ujar ayah,tampak melihat ke arah Mas Zulfan dengan kilatan amarah. "Tapi ayaaaah...diluar ga baik,dilihat banyak orang." Bujuk Umi...karena tahu kalau ayah

