TIGA PULUH LIMA

1007 Kata

Badan gue rasanya remuk.kalian bayangin saja.gue baru bisa tidur kira-kira jam 3 pagi itu pun masih di paksa minta satu ronde lagi. Ya ampun Maaaaas...kamu itu bagai moster dan seperti ga ada waktu lain! Sampe aku susah jalan iniiiii! Tok tok tok... Suara ketukan pintu menyadarkan gue dari menggerutu. "Ya ampuuuun...siapa sih pagi-pagi gini udah bikin rusuh, ganggu tidur orang aja!" Gerutu gue karena masih mengantuk ini mata. Karena malas gue membiarkannya.tapi...tu ketukan terus terdengar saja. Bunyinya membuat gue makin kesel. "Maaaas...banguuun.siapa tuh pagi-pagi.ngetuk pintu?" Kata gue menggoyangkan pipinya supaya bangun dan mencari sebab suara tersebut. "Oooh...si Mona kali yaaang" katanya tanpa membuka mata Apaaaa si dempul! Ngapain dia pagi-pagi sudah ganggu orang. "Dia su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN