38. Penantian

1583 Kata

Hari ini adalah hari belanja 3 perempuan kesayangan Bagas, bagaimana tidak tak cukup satu stel pakaian yang mereka beli tetapi puluhan stel, terutama Hasna selain baju, ia juga membeli sepatu, tas, dan jam tangan dengan beberapa model sekaligus. "Mari kita habiskan uang Papamu," ucap Marni sambil menunjukkan kartu berwarna hitam yang jarang sekali ia pakai. "Semangat!" balas Hasna sambil mengangkat tangan kanannya seolah-olah memamerkan ototnya. Rizky bagian Wulan yang menjaga saat mereka bertiga berbelanja sepuasnya. Nidya membayar dengan kartu yang diberikan Bagas padanya. Ia tak mau merepotkan Mama mertuanya padahal Marni berulang kali menawarkan tapi Nidya menolak dengan alasan nafkah dari Bagas sehingga Marni hanya bisa pasrah saat mendengarnya. Tut.. Tut.. Ponsel Nidya berderin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN