Delapan

1412 Kata

"Kalau sampai gue mati, kalian bertiga bakal kangen gue gak?" - Rival ••• "Mama dengar kalau adek kamu masuk rumah sakit? Revin kenapa, Dit? Dia gak apa-apa kan?" Radit yang baru saja kembali dari mini market di depan rumah sakit, dikejutkan dengan sosok ibunya yang sedang menunggu di parkiran rumah sakit. "Yang sakit adek aku, ma. Bukan anak mama!" Sahut Radit dingin. "Anak itu? Kamu masih susah-susah ngurus dia? Sampai kamu ninggalin kerjaan kamu? Dasar nyusahin!" Tangan Radit sudah terkepal, bahkan salah satunya mencengkram erat plasik belanjaannya. Dia marah? pasti. Kesal? Jangan di tanya. Tapi sebisa mungkin dia tahan. Bagaimanapun, wanita di depannya ini adalah orang yang seharusnya dia hormati. "Permisi." Jawab Radit akhirnya. Tapi langkahnya tertahan saat tangan Fara kembal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN