Sepuluh

2229 Kata

"Lo adek gue, bukan anak dia!" - Radit ••• Rival masih memejamkan matanya saat mobil Aldi terhenti di bengkel Radit. Sejak masuk ke mobil tadi, Rival memang langsung mengistirahatkan tubuhnya yang masih saja lelah. Ah lemah! Pikirnya. Seingatnya dulu, dia bisa berlari seharian tanpa merasa selelah ini. Setidaknya masih bisa bercanda dan melakukan hal lain setelahnya. Tapi kali ini, matanya bahkan memaksa untuk terus terpejam. Tidak ingin bergerak karena tenaganya seperti terkuras habis. Apa ini efek dari obat-obatan yang dia konsumsi? "Val, udah sampai." Ucap Fandi. Tangannya mengguncang pelan tubuh Rival. Rival berusaha membuka matanya, mengerjap sebentar hingga menemukan sosok Fandi yang kini masih menatap kearahnya. "Lemes banget ya? Gue panggil Bang Radit, ya?" Tawar Fandi, nam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN