"Sien, nanti pulangnya jangan telat, ada anak teman mama yang mau nginap disini. Mama udah kaish tau kami dari tiga hari yang lalu kan" "Ma, udah lebih dari duapuluh kali mama ngingetin aku dalam tiga hari ini" "Pliss ma aku gak pikun"dengusku "Ya gak pikun tapi pelupa" "Sepenting apa sih tamu mama ini?" "Pokoknya sangat penting" ____ Ada sebagian orang yang mencuri pandang secara terang-terangan, ada juga yang seperti mau melihat dengan pasti tapi takut untuk menatap secara jelas. Hari ini aku dan Shaka berangkat bersama, secara perdana. Bisa disebut begitu. Jadi pacar Shaka itu susah. Sejauh ini memang tak ada yang mengangguku. Masalah Ruli, dia hanya akan menatap benci kepadaku kalau kami berpapasan. Dan Kaleef, setelah lima hari berpacaran dengan Shaka, dia belum menggangguk

