34. Retak

360 Kata

"Shaka ingin menarik tubuh mungil itu kedalam pelukannya, dia tak suka pemandangan dihadapannya, dimana Siena menangis karena sikapnya yang b******k, Shaka menyentuh tangan Siena, namun gadis itu malah menpisnya dengan kasar. "mulai sekarang, aku janji akan lupain kak Shaka"Siena memaksakan dirinya untuk tersenyum, namun Shaka tentu tau yang sebenarnya gadis itu ingin perlihatkan adalah betapa lemahya dirinya, terkutuklah Shaka dengan sikapnya. "semoga kak Shaka bahagia sama Kak Ruli" Siena melangkahkan kakinya menjauh, namun lagi Shaka menahan tangan gadis itu untuk pergi, dan Siena sudah muak sekarang, dia sudah terlihat meyedihkan. Lalu mau apa lagi Shaka darinya "maaf" Siena menepis tangan Shaka menatap lamat pada pria di hapannya. Siena membencinya, tapi Siena juga menicntai Shak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN